EUR/USD GBP/USD USD/JPY USD/CHF USD/CAD AUD/USD NZD/USD EUR/GBP EUR/JPY GBP/JPY EUR/CHF GBP/CHF AUD/JPY CAD/JPY CHF/JPY EUR/AUD EUR/CAD GBP/CAD AUD/CAD XAU/USD EUR/USD GBP/USD USD/JPY USD/CHF USD/CAD AUD/USD NZD/USD EUR/GBP EUR/JPY GBP/JPY EUR/CHF GBP/CHF AUD/JPY CAD/JPY CHF/JPY EUR/AUD EUR/CAD GBP/CAD AUD/CAD XAU/USD
Analisis Teknikal · Pembalikan Bearish

Hanging Man

Hanging Man adalah candle pembalikan bearish yang terbentuk setelah uptrend, dengan body kecil di dekat bagian atas range dan lower wick minimal dua kali panjang body — identik bentuknya dengan Hammer tetapi bersifat bearish dalam konteksnya.

Candle bullish Candle bearish Disorot = pola itu sendiri
Kategori
Pembalikan Bearish
Sinyal
Jual
Keandalan
Candle yang Terlibat
1
Apa yang disinyalkan?

Penjual berhasil menekan harga turun cukup signifikan secara intraday sebelum pembeli memulihkannya — retakan dalam uptrend yang sebenarnya kuat dan tidak boleh diabaikan.

Cara mengidentifikasi Hanging Man
  • Muncul setelah uptrend yang jelas — konteks adalah yang membedakannya dari Hammer.
  • Body kecil berada di sepertiga bagian atas range candle.
  • Lower wick minimal 2x panjang body, sedikit atau tanpa upper wick.
Cara memperdagangkan Hanging Man
  • Memerlukan konfirmasi bearish pada candle berikutnya sebelum bertindak.
  • Stop-loss biasanya ditempatkan di atas high Hanging Man.

Hanya untuk edukasi — bukan nasihat keuangan. Gabungkan pola candlestick apa pun dengan konteks pasar yang lebih luas, manajemen risiko, dan rencana trading Anda sendiri.

FAQ

Pertanyaan umum

Bentuk candle-nya identik — hanya tren sebelumnya yang membedakan keduanya. Setelah uptrend, itu adalah Hanging Man bearish; setelah downtrend, itu adalah Hammer bullish.

Terkait

Pola Pembalikan Bearish lainnya